1.
Manajemen berasal dari bahasa Prancis
kuno ménagement, yang berarti seni
melaksanakan dan mengatur. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur
dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Namun di dalam
kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI: 553, 1990) menyebutkan, manajemen adalah
proses penggunaan sumber daya secara efektif untuk mecapai sasaran.
Manajemen
Media Massa memiliki satu tujuan pasti yakni menjual informasi bagi
khalayak. Karena strategisnya fungsi informasi bagi masyarakat, maka usaha
media massa selalu berkembang seiring dengan tumbuhnya ekonomi. Dalam
menjual informasi, ada keunikan tersendiri dalam segi manajemen media massa.
Karena ini bisnis menjual informasi yang diolah dengan cara jurnalistik, maka
sebaiknya yang menjadi manajer media masa adalah orang-orang jurnalistik, yakni
orang-orang yang memiliki kemampuan di bidang ilmu jurnalistik secara formal.
Manajemen
media massa mewadahi 6M dan berfungsi sebagai alat pencapai tujuan dengan
memanfaatkan SDM, sarana dan prasarana. 6M itu terdiri dari Men
(wartawan, pemred, editor, karyawan, petugas, dll), Money (donator, pribadi,
modal, kredit, bank), Materials (kertas, tinta, ATK,
peristiwa, bahan iklan), Machine (mesin cetak, computer,
printer, kamera, gadget, tape recorder), Methode (peliputan peristiwa, rapat redaksi, rapat kerja
perusahaan, teknik pemasaran produk), Market (khalayak).
2. Dalam Manajemen Media Massa ada proses
terpenting pada elemen yang terkandung di dalamnya. Elemen yang terpenting itu
adalah survey. Survey merupakan elemen terpenting karena menjadikan seseorang
di dalamnya atau organisasi yang menganut paham tersebut menjadi tahu bagaimana
selera dan target pasar/khalayak,mengerti dan paham bagaimana keadaan
kompetitor perusahaan apakah mermbahayakan atau tidak sehingga memacu
perusahaan kita lebih maju dan berkembang sesuai yang kita harapkan. Survey
juga merupakan awal dari sebuah proses management media massa untuk mencapai
kesuksesan.
3.
Dalam manajemen media massa, memiliki strategi untuk
membuatnya menjadi suatu proses yang berifat mengatur serta mengontrol,
diantaranya:
- Planning merupakan kegiatan untuk menyusun rencana. Menyusun rencana berarti memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Agar dapat membuat rencana secara teratur dan logis, sebelumnya harus ada keputusan terlebih dahulu sebagai petunjuk langkah-langkah selanjutnya. Dalam perencanaan, ada proses seperti :
- Pemilihan atau penetapan tujuan dari organisasi, penentuan strategi, kebijaksanaan, proyek, program, prosedur, metode, anggaran dan standar yang dibuthkna untuk mencapai tujuan.
- Perencanaan juga memutuskan apa yang harus terjadi di masa depan (hari ini, minggu depan, bulan depan, tahun depan, setelah lima tahun) dan membuat rencana untuk dilaksanakan.
b. Organizing berarti menciptakan suatu struktur organisasi dengan
bagian-bagian yang terintegrasi sedemikian rupa sehingga hubungan antar bagian-bagian
satu sama lain dipengaruhi oleh hubungan mereka dengan keseluruhan struktur
tersebut. Tujuannya adalah membagi suatu
kegiatan besar menjadi kegiatan yang lebih kecil. Selain itu, mempermudah dalam
melakukan pengawasan dan menentukan apa
yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi
tersebut. Pengorganisasian juga membuat penggunaan maksimal dari sumberdaya
yang dibutuhkan untuk melaksanakan rencana dengan baik. Pengorganisasian
seperti:
- Penentuan sumber daya dan kegiatan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi
- Perencanaan dan pengembangan suatu organisasi
- Penugasan tanggung jawab tertentu
- Pendelegasian wewenang yang di[perlukan kepada individu untuk melaksanakan tugas-tugasnya.
c. Actuating adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua
anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan
manajerial dan usaha-usaha organisasi. Artinya adalah menggerakkan orang-orang
agar mau bekerja dengan sendirinya atau penuh kesadaran secara bersama-sama
untuk mencapai tujuan yang dikehendaki secara efektif. Dalam hal ini yang
dibutuhkan adalah kepemimpinan (leadership).
d. Controlling adalah
proses pengawasan performa perusahaan untuk memastikan bahwa jalannya
perusahaan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan pada media massa.
Seorang pemimpin dituntut untuk menemukan masalah yang ada dalam operasional
perusahaan, kemudian memecahkannya sebelum masalah itu menjadi semakin besar
mengevaluasinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar