kamus

Selasa, 22 April 2014

teknologi injeksi, PGM-FI, YMJET-FI, cara kerja mesin injeksi, perbedaan PGMI-FI dan YMJET-FI

Teknologi Injeksi, Untung atau Rugi?

Description: https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSyFgtJG80_dZ8FBZXmmnNxotqiUpCajpucbjZ4I8t1JU_-k1_S
doc : google
Dewasa ini,jalanan semakin ramai dan macet yang membuat kita enggan tinggal di kota-kota besar. Memprihatinkan, jika melihat antrian panjang di beberapa areal SPBU. Antrian itu mengular hingga ratusan meter.  Pemandangan demikian dapat kita lihat setiap harinya, hal itu dikarenakan banyaknya pengguna kendaraan saat ini dan tidak diimbangi dengan stock bahan bakar yang memadai.

Yang lebih ironis, kepulan asap hitam yang bersumber dari knalpot menyebabkan polusi dimana-mana. Udara yang kita hirup menjadi tidak segar. Ditambah lagi dengan adanya pemanasan global yang kian meningkat akibat banyaknya karbondioksida serta zat kimia berbahaya yang tak berguna dihasilkan.

Hal itu yang mendesak beberapa industri otomotif untuk ikut membantu mengatasi masalah yang terjadi. Beberapa pabrikan kendaraan bermotor maupun mobil berlomba menciptakan teknologi canggih supaya produk yang dihasilkan dapat awet dan irit bahan bakar.

Teknologi yang diberi nama Full Injection itu diyakini menjadi teknologi masa depan pada kendaraan baik roda dua mapun roda empat. Salah satu pabrikan mobil Jerman sudah menerapkan teknologi tersebut dari tahun 1999. Pabrik mobil mewah itu menggunakan sistem injeksi pada pasokan BBM ke ruang bahan bakar dan Istilah yang dikenalkan di mobil itu adalah EFI (Electronic Fuel Injection).

Hal tersebut dimungkinkan agar bahan bakar menjadi irit dan mesin awet. Memang untuk jenis  motor, trend  injeksi baru berkembang di tahun-tahun sekarang. Namun semua motor keluaran baru saat ini sudah mengusung sistem injeksi.

Description: https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQhpJR51VSuZmjj8Tn6pRDLwu513lZKAZBVIXrzrNqUPoYtzIjGqQ
doc : google
Description: https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSc6CLUR3O0zHRdxqokHfxTRX_WXuhbSvvgEwCxQaA0T83Ofm2XcA
doc :  google
Teknologi full injeksi sendiri terbagi dalam 2 type, yaitu sistem PGMI-FI dan YMJET-FI. Tidak ada perbedaan yang signifikan dikeduanya. Hanya nama dan sistemnya dibuat sesuai dengan pabrikan. Namun tetap dengan tujuan yang sama, yaitu menyematkan teknologi ramah lingkungan kedalam motornya.

Seperti Honda yang telah lama menyematkan sistem PGM-FI, Sistem ini adalah “Programed Fuel Injection”. Nama PGM-FI diberikan Honda untuk sistem penginjeksian bahan bakar yang di kontrol secara elektronik. Sistem ini mensuplai bahan bakar ke mesin melalui rangkaian injector bahan bakar yang di kontrol oleh Engine Control Module (ECM). Tipe sistem ini mengontrol suplai bahan bakar lebih teliti daripada yang menggunakan system karburator.

Lain halnya dengan Yamaha yang menyematkan sistem Yamaha Mixture JET-Fuel Injection atau YMJET-FI kedalam produknya. Sistem ini lebih sederhana dibanding pesaingnya. Cara kerja dari YMJET-Fi sendiri memakai sistem Engine Control Unit (ECU) yang menerima informasi terkait RPM mesin. ECU memberi sinyal kepada sistem YMJET-Fuel Injection untuk memberikan supply udara melalui Air Assist atau Main Air Passage, tergantung dengan dari RPM mesin dan tanpa mengurangi output mesin.


Untung Rugi Pake Injeksi

Teknologi yang canggih tidak terlepas dari kelebihan dan kelemahan. Tentu hal tersebut yang membuat sang empunya tetap berhati-hati baik dalam pemakaian maupun perawatan. Tidak hanya itu, ada cara khusus dalam berkendara agar motor atau mobil yang kita kendarai selalu dalam keadaan prima. Berikut adalah kelebihan memakai sistem injeksi :

·         Perawatan lebih mudah
·         Lebih raamah lingkungan
·         Memakan wwaktu singkat jika motor sedang diservis
·  Mesin tidak terpengaruh kondisi cuaca, karena ada sistem pengaturan suhu tersendiri.
·        Pencampuran udara dan bahan bakar selalu akurat sesuai yang ditakar oleh sensor tertentu, hal ini bisa membuat pengiritan dibandingkan mesin karbu.

Dan kerugian dalam menggunakan sistem injeksi:

  • Rentan terhadap sumbatan kotoran, mengingat ukurannya yang sangat kecil.
  • Apabila terjadi kerusakan pada sparepartnya harus diganti dengan harga yang jauh lebih mahal.
  • Sangat sensitif dengan masalah kelistrikan, karena sebagian besar pengaturan dilakukan oleh sensor-sensor tertentu.
  • Tidak bisa di service di sembarangan bengkel, harus bengkel resmi sistem injeksi.
Mungkin ada beberapa fakta menarik jika menggunakan sistem injeksi. Jika motor atau mobil bersistem injeksi, biasanya memerlukan produk carbon cleaner untuk membersihkan injektor dari kotoran yang mungkin lolos dari saringan bensin. Jika mesin tersebut diisi dengan bahan bakar yang memiliki kwalitas rendah, maka diperlukan carbon cleaner untuk membersihkanya lagi. Sangat tidak efektif pastinya.

Dan terakhir, cara menghemat bahan bakar pada sistem injeksi ialah dengan riding style atau gaya berkendara. Riding style merupakan salah satu cara termudah dalam menunjang penghematan bahan bakar pada sistem injeksi. Selain itu juga membuat mesin tetap awet. Mudah bukan? Semoga bermanfaat! (G.Za)



Referensi
:: dari berbagai sumber ::

Tidak ada komentar:

Posting Komentar